Sejarah

Sejarah Picnic Dodol Garut

1954

Pabrik pindah ke Jl. Ciledug No. 195 

Read more

1949

H. Iton Damiri mengajak adiknya, Aam Mawardi, untuk bergabung. Karena sebelumnya Aam Mawardi memiliki usaha pembuatan dodol Garut dengan merek ‘Herlinah’, maka, pada tahun 1957 dodol yang diproduksi diberi merek ‘Herlinah’ dan H. Iton Damiri menyetujuinya.

Read more

1957

Perintisan pertama kali oleh H. Iton Damiri dengan merek ‘Halimah’, Lokasi pabrik: Jl. Gunung Payung No. 21 (Kampung Lio). Pegawai hanya 5 orang.  

Read more

1957

Atas usulan Aam Mawardi, merek dodol ‘Herlinah’ diganti menjadi ‘PICNIC’. Nama PICNIC diambil dari nama sebuah toko di Pasir Koja, Bandung, sebuah toko serba ada yang menjual barang- barang import dengan pangsa pasar menengah keatas. Pergantian nama diusulkan agar dodol bisa dijual di toko tersebut dan menembus pangsa pasar menengah ke atas. Sebelum berganti nama menjadi PICNIC, dodol yang ditawarkan sempat ditolak berkali – kali oleh pemilik toko. Kemasan PICNIC pada waktu itu berwarna dasar putih dengan tulisan PICNIC berwarna biru dan dihiasi gambar buah – buahan. Aam Mawardi menggunakan sepeda sebagai alat transportasi untuk menawarkan dodol Garut ke Bandung.

Read more

1959

PICNIC adalah merek yang sudah terdaftar di Pemerintah

Read more

1969

Dodol PICNIC sudah didistribusikan ke beberapa kota besar di Indonesia.

Read more

1972

Aam Mawardi meninggal dunia dan, pada tahun yang sama. H. Iton Damiri mendelegasikan operasional pabrik kepada adiknya yang lain, yaitu H. Muhsin.

Read more

1973

PICNIC menjadi semakin dikenal namun seringkali ditiru oleh para kompetitor termasuk kemasannya. Atas dasar itu, kemasan PICNIC dirancang ulang sehingga kemasan yang berwarna bright saturated pink yang menjadi ciri khas PICNIC dirilis.

Read more

1979

Untuk mengantisipasi kenaikan permintaan terhadap dodol garut, PICNIC membangun pabrik baru dengan kapasitas produksi yang lebih besar. Pabrik ini beralamat di Jl. Pasundan No. 102, Kota Kulon, dan beroperasi sejak akhir 80-an hingga sekarang.

Read more

1986

Badan usaha berbentuk perseroan terbatas didirikan untuk menaungi bisnis ini dengan nama PT. Herlinah, lalu disempurnakan kemudian menjadi PT. Herlinah CIpta Pratama.

Read more

1994

H. Iton Damiri menerima penghargaan Upakarti atas jasanya dalam membesarkan nama dodol Garut. Pada tahun – tahun selanjutnya sampai dengan saat ini PT. Herlinah CIpta Pratama begitu pula H. Ato Hermanto menerima berbagai penghargaan.

Read more

1998

Ato Hermanto terpilih menjadi direktur baru PT. Herlinah CIpta Pratama. Beliau adalah putra dari Aam Mawardi. H. Muhsin yang berhenti menjabat sebagai direktur menjadi anggota dewan komisaris PT. Herlinah Cipta Pratama bersama H. Iton Damiri. H. Ato Hermanto menjabat sebagai direktur hingga saat ini.

Read more

2000

Distribusi dodol PICNIC ke raksasa ritel mini market mulai diinisiasi dan bertahan hingga sekarang.

Read more

2001

PD. Primarasa didirikan sebagai Supporting Business Unit PT. Herlinah CIpta Pratama pada bidang ritel. Restoran Pujasega didirikan pada tahun yang sama.

Read more

2002

H. Iton Damiri meninggal dunia. Putra tertuanya, H. Ayi Dimyati diangkat menjadi anggota dewan komisaris.

Read more

2004

PT. Herlinah Cipta Pratama mendirikan PD. Primart sebagai distributor dodol PICNIC di wilayah Jawa Barat.

Read more

2007

PT. Herlinah CIpta Pratama mendirikan CV. Mantari sebagai distributor dodol PICNIC di wilayah DIY Yogyakarta dan sekitarnya.

Read more

2010

PT. Herlinah CIpta Pratama memulai inovasi dalam produknya untuk meremajakan pasar dari dodol PICNIC. Produk – produk seperti dodol PICNIC Special Aneka Rasa, Brownis Dodol, Choco.dol mulai dirilis. Pada tahun yang sama, PT. Herlinah CIpta Pratama mendirikan PD. Rasa Priangan sebagai distributor dodol PICNIC di Priangan Timur.

Read more

2012

Trading Company, perusahaan yang awalnya didirikan untuk membenahi distribusi dodol PICNIC mulai beroperasi, namun gagal bertahan karena mismanagement.

Read more

2018

PT. Prima Pangan Utama (PPU) didirikan untuk membenahi distribusi dodol PICNIC di area Jabar, sebagai daerah dengan pangsa pasar terbesar, dan Jateng. PT. PPU dipimpin oleh H. Yanyan Dimyana, putra H. Iton Damiri. PT. PPU merupakan gabungan antara PD. Primart, CV. Mantari & PD. Rasa Priangan. Pada tahun yang sama, produk baru, Dol.Choc. dirilis.

Read more

2019

PT. Prima Pangan Utama (PPU) menguasai wilayah distribusi terbesar untuk produk dodol PICNIC.

Read more
X